Prodi HTN adakan Pelatihan Metodologi Pengajaran Berbasis Kompetensi

Jumat malam (12/11) Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan Pelatihan Metodologi Pengajaran Berbasis Kompetensi. Bertempat di Rooftoop Hotel Adinda, Bantul HTN mengajak seluruh pimpinan prodi di FSH dan jajaran dekanat FSH untuk mengkaji lebih dalam arah kajian prodi HTN.
Dibuka langsung oleh ketua prodi HTN, Drs. M. Rizal Qosim, M.Si. selaku moderator dan tuan rumah ia menyambut hangat para pimpinan prodi FSH dan jajaran dekanat yang hadir dilokasi Hotel. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya penguatan fokus arah kajian HTN ke depan agar lebih mengutamakan aspek hukum bukan politik. "Dampaknya terhadap metodologi adalah penguatan pada aspek teori hukum ketatanegaraan Islam", imbuhnya dalam mengawali pembahasan.
Acara kemudian dilanjutkan oleh sambutan Dekan FSH, Prof. Dr. Drs. H. Makhrus, S.H., M.Hum. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi prodi HTN khususnya dalam menggelar kegiatan tersebut sebagai bagian upaya untuk mengawali proses HTN menuju Akreditasi Unggul. "Persiapan ini sangat bagus sekali, ke depan kita semua harus menyiapkan pembahasan terkait Instrumen Suplemen Konversi (ISK) dan lain-lainnya itu agar kita semua siap dan maju untuk FSH", tegasnya sembari menyambut dan menikmati jamuan makan malam.
Acara yang diadakan 12-14 November 2021 tersebut dihadiri juga oleh Wakil Dekan II yang baru saja dilantik dan Wakil Dekan I FSH. Melanjutkan pembahasan Dekan FSH, selaku Wakil Dekan II, Dr. H. Riyanta M. Hum lebih menegaskan pembahasan terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang diajukan oleh mahasiswa pada semester ini. Ia menghimbau agar pimpinan-pimpinan prodi untuk mengawal para mahasiswa agar lebih termotivasi akan suasana perkuliahan secara daring. Disisi lain, Wakil Dekan I Dr. Samsul Hadi, S.Ag., M.Ag. menandaskan bahwa mulai tahun depan ini tidak menutup kemungkinan kita semua akan memulai sistem perkuliahan secara tatap muka (luring). (iu/tim)